by

Beragam Alibi Pemudik Tak Bawa Surat Bebas COVID

Indonesiadaily.id- Beragam alasan dilontarkan para pemudik saat ketahuan tak membawa surat bebas COVID-19 di pos pemeriksaan tes antigen Tol Japek KM 34B arah Jakarta. Salah satunya yakni tak tahu aturan soal surat bebas COVID-19.

Warga asal Bekasi, Sehudin (49), misalnya. Dia mengaku tak tahu kalau masih diwajibkan membawa surat bebas COVID-19.

“Saya tidak tahu, saya kira sudah bebas. Ini habis pulang kampung,” kata Sehudin di pos pemeriksaan Tol Japek KM 34B, Jakarta, Senin (17/5/2021).

Sehudin mengaku baru kali ini dirinya terjaring di pos pemeriksaan. Selama perjalanan dari Indramayu, katanya, dia dan keluarganya selalu lolos dari pemeriksaan hasil rapid test antigen.

Baca Juga  Polisi Putar Balik, Kendaraan Pemudik Tak Penuhi Syarat Masuk Blitar

“Nggak tahu, kemarin lolos aja Alhamdulillah. Ini saya tujuh orang,” tuturnya.

Warga lainnya, Siti Aisyah (29), mengaku tak tahu ada pemeriksaan surat hasil rapid test antigen. Dia mengatakan tak tahu kalau pos pemeriksaan Lebaran masih ada.

“Kirain ini sudah selesai sampai tanggal 17 kan, emang masih ya,” ucapnya.

Warga lain yang hendak balik ke Jabodetabek dari Kuningan, Herman (47), mengaku tidak sempat mengurus rapid test. Alasannya, dirinya pulang untuk melayat orang tua yang meninggal dunia.

“Habis dari Kuningan, Jawa Barat. Tidak bawa (surat rapid test) kita ngedadak dikabarin orang tua meninggal, boro-boro pengin swab,” ujarnya.

Baca Juga  Kendaraan Pemudik Ditempeli Stiker,Disekat Polisi di Kuningan

Pemerintah sebelumnya menegaskan para pemudik yang ingin kembali ke Jabodetabek harus memiliki surat bebas COVID-19. Surat yang dimaksud adalah hasil tes PCR dan antigen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan surat bebas COVID-19 ini merupakan upaya menekan lonjakan kasus pascalibur Lebaran 2021.

“Dari Sumatera mandatori PCR maupun antigen di 21 lokasi di Jawa menuju Jakarta dan Bakauheni dan sekitarnya,” kata Airlangga dalam acara Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus COVID-19 Pasca Libur Lebaran secara virtual, Sabtu (15/5).(Detik)

Comment