by

Rizal Ramli: Kenaikan PPN Cara Panik SMI untuk Sekadar Bayar Bunga Utang

Indonesiadaily.id – Rencana kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) yang akan dilakukan pada tahun 2021 mendatang, merupakan bentuk kepanikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) dalam mengatasi utang negara.

Hal itu dikatakan oleh Pakar Ekonom Rizal Ramli (RR) bahwa, SMI panik karena pemerintah.

Indikasi bahwa SMI sudah panik karena pemerintah mengalami kesulitan likuiditas,” kata ekonom senior Rizal Ramli, pada Minggu 16 Mei 2021.

Bukan tanpa sebab, beragam cara sudah dilakukan menteri berpredikat terbaik dunia itu untuk meminimalisir penambahan utang negara, yang sudah menggunung.

Baca Juga  Rizal Ramli Apresiasi Ketegasan Jenderal Idham Azis

Namun beberapa kebijakan yang dikeluarkan justru lebih banyak memberatkan rakyat.

“Bayar THR saja dipotong, uang haji dan wakaf diembat untuk infrastruktur, sudah paksa BI untuk cetak uang Rp 1.000 triliun dengan wajibkan BI beli surat utang di pasar primer, hingga usul naikkan pajak PPN jadi 15 persen,” ucapnya.

Menurut RR, tindakan tersebut merupakan kepanikan yang dirasakan SMI, yang hanya bisa bayar bunga hutang negara.

“Cara-cara panik dan tidak kreatif untuk genjot penerimaan sekadar untuk bisa bayar bunga utang sebesar Rp 345 triliun,” ungkapnya.Bdn

Comment